Menabur, tumbuh dan menuai…

Renungan Minggu, 27 Pebruari 2011

Markus 4:26-29

Salah satu metode pengajaran Tuhan Yesus bagi para murid-muridNya adalah metode perumpamaan (umpama). Perumpamaan itu dimaksudkan agar para pendengar dapat mengerti materi pengajaran Tuhan Yesus. Ada sekitar 49 perumpamaan yang pernah diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada para muridNya. Dari sekian banyak perumpamaan itu, satu di antaranya adalah perumpamaan tentang seorang penabur. Tuhan Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah itu digambarkan seperti seorang penabur yang menaburkan benih di tanah. Benih yang ditaburkan itu bertumbuh dengan sendirinya. Pada akhirnya dia akan menjadi pohon, bertangkai dan berbuah. Yang pada akhirnya dituai. Apa pesan perumpamaan Tuhan Yesus ini bagi kita? Ada 3 pesannya:

1. Mari menabur. Selama Tuhan masih beri hidup bagi kita, mari kita menabur. Artinya, mari kita bekerja sesuai dengan talenta, bidang atau profesi kita masing-masing. Mari bekerja dengan sungguh-sungguh, tulus dan benar di mata Tuhan. Menabur sambil berjuang menghadapi pergumulan hidup bahkan sampai mencucurkan air mata usahanya tidak akan sia-sia. Sebab FirmanNya: “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya’ – Maz. 126:5-6).

2. Tuhanlah yang memberi pertumbuhan. Tidak seorang pun bisa memastikan/menjamin apa dan bagaimana hasil pekerjaannya. Oleh sebab itu, tidak boleh angkuh atau sombong ketika sudah melakukan pekerjaannya. Justru, sebaiknya dengan kerendahan hati datang kepada Tuhan, agar Dia memberi pertumbuhan dan buah atas pekerjaan dan usaha yang kita lakukan. Sebaiknya sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan, mari kita serahkan kepada Tuhan, agar Dia memberkatinya.

3. Masa menuai pasti tiba. Apa yang kita kerjakan dan usahakan pada masanya kita akan menuai. Apa dan bagaimana hasil tuaian kita tentu, apa dan bagaimana kita menabur. Tetapi, orang beriman yang menabur dengan benih yang baik dan motivasi yang benar dan beriman, pasti akan menuai hasil yang baik dan terbaik bagi hidupnya, juga orang lain. Selamat menabur dan menuai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s