Bantulah saudara yang menderita kekurangan!

Beribadah hari Selasa…

Buku Ende No. 481:1  Godang dope

Godang dope siguruhononmi, asa tudos ho dohot Tuhanmi/ Sai tong na hurang hatigoranmi, so tuk do pe haporseaonmi/ Dirim sambing dihaholongi ho, donganmu laos dihalupahon.

Renungan:

1 Yohanes 3:17

Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?

Molo adong paradongan di tano on, ia diida hurangan donganna, gabe dihinsu ateatena maradophon halak i, tung songon dia ma mian holong ni roha ni Debata di bagasan ibana?

Bantulah saudara yang menderita kekurangan!

Akhir-akhir ini kita sering diperhadapkan dengan berbagai musibah dan bencana alam. Tidak sedikit yang menjadi korban. Banyak yang kehilangan tempat tinggal dan harta. Bahkan ada yang kehilangan anggota keluarga yang dikasihi. Kondisi ini membuat mereka menderita kekurangan. Kekurangan makanan dan minuman, kekurangan kenyamanan dan tempat tinggal yang layak. Mereka kurang perhatian dan kurang mendapat kasih.  Mereka butuh perhatian dan bantuan konkrit dari sesamanya, dari kita.

Pun, di sekitar kita terdapat saudara-saudara yang menderita kekurangan, akibat kemiskinan, penyakit, tidak mendapat pekerjaan, tertindas, korban ketidakadilan, korban ketidakpedulian pemerintah, akibatnya banyak masyarakat yang tidak mengecap pendidikan sehingga tidak memiliki keterampilan untuk bekerja.

Pesan Firman Tuhan bagi kita, agar membuka pintu hati untuk membantu mereka; meringankan penderitaan mereka; menutupi kekurangan mereka. Rasul Yohanes menegaskan barang siapa mempunyai harta duniawi wajib membantu sesamanya yang menderita kekurangan. Harta duniawi sudah pasti menghunjuk pada uang, makanan dan minuman, kekayaan, investasi, fasilitas hidup seperti kendaraan, rumah, apartemen, jabatan/pekerjaan, dan lain sebagainya. Kita diajak untuk mau berbagi. Kita diundang untuk membuka pintu hati membantu sesama yang menderita kekurangan dengan mencukupkan mereka dengan harta yang kita miliki. Artinya, dengan harta duniawi kita, kekurangan sesama kita dapat tercukupi. Ini menjadi bukti, bahwa kasih Allah tinggal di dalam kita. Harta duniawi yang kita miliki akan Tuhan jadikan menjadi harta sorgawi.

Doa:

Ya Tuhan, yang setia memperhatikan kekurangan kami. Kami bersyukur, Tuhan masih menerima kami sebagai anak-anakMu. Bimbinglah kami agar mau membuka pintu hati membantu sesama, sebagai tanda dalam diri kami tinggal kasihMu. Senantiasalah mendampingi sesama kami yang menderita kekurangan, agar mereka kuat dan bertahan menanti berkat yang akan Tuhan tambahkan bagi mereka. Sertailah perjalanan hidup kami hari ini, agar bermakna dan berguna di hadapanMu. Amin!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s