Menyambut Tahun Baru 2011 (1)

“Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran” (Yesaya 61:10)

Banyak alasan mengapa orang bersukaria. Karena kemenangan, karena sembuh dari sakit, karena bertemu dengan keluarga dan teman lama, karena dikaruniai seorang anak, dapat pekerjaan, naik pangkat, naik gaji, menerima tunjangan (THR), mendapat promosi jabatan, bisa liburan ke luar kota dan luar negeri, dapat bingkisan (parcel), karena tamat sekolah, lulus ujian dan karena alasan yang lain.

Bagaimana dengan alasan karena sudah tiba di tahun yang baru. Apakah semua orang bisa merasakan sukacita ketika ia memasuki tahun baru. Atau apakah semua orang dapat bersukaria karena dia telah memasuki tahun baru? Tentu, jawaban ini sangat pribadi sekali.

Bagaimana dengan orang yang di dalam penjara merayakan tahun baru? Bagaimana orang yang sakit berkepanjangan menyambut tahun baru? Bagaimana orang yang tertindas, miskin, menderita dan dihantui suasana perang dan ketakutan menyambut tahun baru? Bagimana mereka yang menjadi korban bencana menyambut tahun baru? Bagaimana anak-anak yang telah ditinggal kedua orangtuanya menyambut tahun baru? Dapatkah saudara-saudara kita ini bersukacita dan bersukaria menyambut datangnya tahun yang baru 2011? Apakah tahun baru hanya milik sebagian orang tertentu saja? Apakah kegembiraan tahun baru hanya untuk orang yang empunya saja? Seperti, berlalunya tahun yang lama demikianlah tahun baru itu untuk semua orang tanpa terkecuali. Semua orang baik sehat, kuat, kaya, miskin, sakit dan menderita akan dihadiahkan tahun baru. Tidak seorangpun dapat membatalkan tibanya tahun baru ke 2011. Tidak seorang pun dapat membatasi tahun baru untuk orang tertentu saja. Tahun baru adalah pemberian Tuhan. Tuhan tidak pandang buluh, dia memberikan kepada semua umatnya bahkan seluruh ciptaannya. Dari sini bisa kita berefleksi bahwa kasih karunia Tuhan itu untuk semua orang, untuk seluruh mahluk. Oleh sebab itu, semua orang berhak menyambut tahun baru dengan sukacita dan sukaria.

Untuk semua orang percaya, Tuhan menjanjikan kepada kita bahwa kita akan bersukaria menyambut tahun baru. Orang percaya dalam kondisi kehidupan yang bagaimanapun, orang beriman dalam kondisi sulit, miskin, tertekan dan sedih pun, ia akan mampu bersukaria dan bersukacita seperti hambaNya Yesaya: ”Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran”.

Sukacita orang percaya tidak sebatas mendapatkan kesenangan duniawi, tetapi sukacita terbesar orang percaya adalah ketika Tuhan masih memperhatikan kehidupannya, masih memberikan ketahanan dan keteguhan hati serta sikap juang yang tanpa menyerah mengahadapi sulitnya kehidupan dan segala macam pergumulan hidup. Hidup yang penuh tantangan dan kesulitan hanya dapat dihadapi dengan kekuatan Tuhan dan dukungan Tuhan. Jadi selama hidup masih tertancap kepada Rahmat Tuhan selama itulah orang percaya akan dapat bersukacita dan bersukaria.

Tahun baru adalah milik Tuhan, kegembiraan di tahun baru, kesuksesan di tahun baru dan segala kesulitan di tahun yang baru nanti ada dalam pengetahuan Tuhan. Datanglah kepada Dia, andalkanlah Tuhan menyambut tahun baru 2011, tingkatkan kualitas beriman dan ketaatan kepada Tuhan, milikilah teladan hidup Tuhan Yesus, maka Ia akan mengenakan pakaian keselamatan kepada kita dan menyelubungi kita dengan jubah kebenaran. Pakaian keselamatan dan jubah kebenaran akan menjaga kita dari setiap tantangan hidup. Pakaian keselamatan dan jubah kebenaran akan menjadi panduan hidup kita memasuki tahun baru dan menjalaninya dengan penuh sukacita dan sukaria. Dengan perkataan yang ringkas, sambutlah tahun baru dengan perubahan hidup baru dalam Tuhan. Tuhan memastikan hidup kita akan tangguh dan tidak akan gampang menyerah.

Selamat menyambut Tahun baru 2011.

Tuhan tetap bersama kita!

Iklan

Satu respons untuk “Menyambut Tahun Baru 2011 (1)

  1. Bill Carlo 28 Desember 2010 / 11:30 am

    selamat natal 25 des 2010 & tahun baru 01 Januari 2011. kiranya tantangan 2011 bisa kita hadapi dengan perlengkapan senjata Allah yang juga sudah menyiapkan bagi kita pakaian yang sempurna tuk menyucikan kita kemabali dari dosa2 kita ditahun 2010 lalu; tentu kita skalian saling menopang dlm doa untuk mengatasi segala persoalan hidup baik ditengah-tengah gejolak diskriminasi keyakinan ditanah air. Tuhan Yesus Memberkati Anda dan kita sekalian ( Bill Manado )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s